TIM MUSIKALISASI PUISI SMA NEGERI 1 SELONG TEMBUS 10 BESAR FESTIVAL MUSIKALISASI PUISI NASIONAL TAHUN 2026
SMA Negeri 1 Selong – Selong --- Prestasi
kembali ditorehkan SMA Negeri 1 Selong di tingkat nasional. Untuk ketiga
kalinya, Tim Musikalisasi Puisi SMA Negeri 1 Selong berhasil menembus ajang
nasional dan tahun ini ditetapkan sebagai salah satu dari 10 finalis Festival
Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Republik Indonesia.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi SMA Negeri
1 Selong dalam mengembangkan potensi peserta didik, khususnya di bidang seni
dan sastra. Tidak sekadar menghadirkan puisi dalam bentuk pembacaan,
musikalisasi puisi menuntut kemampuan mengolah karya sastra menjadi sebuah
pertunjukan yang memadukan kekuatan kata, musik, vokal, penghayatan, dan
kreativitas panggung.
Perjalanan menuju 10 besar nasional pun tidak
ditempuh dengan mudah. Tim SMA Negeri 1 Selong harus melewati proses kurasi dan
seleksi yang ketat sebelum akhirnya dinyatakan lolos sebagai salah satu finalis
dan bersanding dengan sembilan tim terbaik lainnya dari berbagai daerah di
Indonesia.
Enam siswa yang menjadi bagian dari tim tersebut
adalah Rizqika Amalia Nurzamani, Dinda Rizki Novianti,
Muhammad Dafa Mizwaril Akyar, Baiq Azelle Kinantara
Halbariz, Raditya Javas Nararya, dan Nizar Syahrial
Alim.
Setelah memastikan tiket menuju babak final, keenam
siswa tersebut kini memusatkan perhatian pada persiapan penampilan terbaik.
Latihan dan pematangan konsep terus dilakukan untuk menghadapi penjurian final
yang akan berlangsung secara langsung di Jakarta.
Persiapan tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak
sekolah. Lalu Zahrun Nizar, S.Pd., selaku Pembina EMAS
(Ekstrakurikuler Musik Andalan SMA Negeri 1 Selong), menyatakan kesiapannya
untuk mendampingi dan mengawal tim dalam menjalani seluruh tahapan kompetisi
yang telah ditetapkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Berdasarkan agenda penyelenggara, para finalis
terlebih dahulu akan menjalani pendaftaran ulang pada 1–7 September 2026.
Tahapan berikutnya adalah taklimat atau technical meeting secara daring pada 11
September 2026, sebelum akhirnya memasuki puncak kompetisi melalui penjurian
final secara langsung di Jakarta pada 22–25 September 2026.
Bagi Tim Musikalisasi Puisi SMA Negeri 1 Selong,
Panggung nasional tersebut menjadi ruang untuk membawa karya, kreativitas, dan
nama sekolah sekaligus memperkenalkan potensi seni dan sastra dari Nusa
Tenggara Barat di hadapan peserta dari berbagai penjuru Indonesia.
Karena itu, pihak sekolah mengajak seluruh warga SMA
Negeri 1 Selong, orang tua, serta masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan
kepada keenam siswa yang akan berjuang di Jakarta. Dukungan tersebut diharapkan
menjadi energi positif bagi tim untuk tampil percaya diri, maksimal, dan
memberikan hasil terbaik.
“Rindu dan Ombak” karya Theoresia Rumthe
menjadi puisi pilihan yang dibawakan oleh Tim Musikalisasi Puisi SMA Negeri 1
Selong. Penampilan tersebut dapat disaksikan melalui kanal resmi Balai Bahasa
Provinsi NTB.
Sementara itu, untuk kategori puisi wajib, tim
membawakan “Anak Laut” karya Asrul Sani.
Bagi yang ingin menyaksikan penampilan
mereka sebelum berlaga di tingkat nasional, kedua karya tersebut dapat
disaksikan melalui tautan berikut:
Puisi Pilihan — “Rindu dan Ombak” karya Theoresia
Rumthe
https://youtu.be/mwCK-bWbCBg?si=7sf-l_EWVkGHVyzK
Puisi Wajib — “Anak Laut” karya Asrul Sani
https://youtu.be/dg-KrU6pjwo?si=CtS4Lis1gu6krOb4
Langkah menuju Jakarta kini telah terbuka. Setelah
tiga kali menembus panggung nasional, Tim Musikalisasi Puisi SMA Negeri 1
Selong kembali membawa harapan untuk memberikan penampilan terbaik dan
mengharumkan nama sekolah serta Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional.