TIM MUSIKALISASI PUISI EMAS SMA NEGERI 1 SELONG DAN PERJALANANNYA DI TINGKAT NASIONAL
SMA Negeri 1 Selong – Selong --- Tim
Musikalisasi Puisi berhasil meraih Pemenang Harapan II pada Festival
Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional Tahun 2026. Tim yang bernaung di bawah
Ekstrakurikuler Musik Andalan SMA Negeri 1 Selong (EMAS) ini kembali
menempatkan sekolah dalam jajaran 10 finalis terbaik. Pencapaian tersebut
melanjutkan keberhasilan SMA Negeri 1 Selong yang dalam tiga tahun terakhir berhasil
menembus babak final melalui tim dengan anggota yang berbeda.
Festival yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan
dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik
Indonesia, tersebut mencapai babak final di Jakarta pada 23 September 2026.
Enam siswa yang mewakili SMA Negeri 1 Selong dan
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam kompetisi tersebut adalah Rizqika Amalia Nurzamani, Dinda Rizki Novianti, Muhammad Dafa Mizwaril Akyar (Dafa), Baiq Azelle Kinantara Halbariz (Azel), Raditya Javas Nararya (Arya), dan Nizar Syahrial Alim (Nizar).
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat berbagai
pengalaman selama proses latihan hingga pelaksanaan final. Dinamika
antaranggota tim dan kendala teknis menjelang penampilan menjadi bagian dari
perjalanan mereka dalam mengikuti kompetisi tingkat nasional.
Dalam musikalisasi puisi, setiap anggota tim perlu
bekerja sama untuk memadukan pembacaan puisi, musik, dan penghayatan. Keenam
siswa ini memiliki karakter yang berbeda-beda, tetapi perbedaan tersebut
menjadi bagian dari proses mereka membangun kerja sama selama latihan.
Muhammad Dafa Mizwaril Akyar menceritakan beberapa
karakter rekan satu timnya. Menurut Dafa, setiap anggota memiliki kebiasaan dan
kepribadian yang berbeda ketika menjalani latihan maupun saat tampil.
"Kalau dideskripsikan, Arya (Raditya Javas
Nararya) itu orangnya paling gampang panikan. Sebaliknya, Azel (Baiq Azelle
Kinantara) adalah sosok yang paling santai, sedangkan Nizar (Nizar Syahrial
Alim) itu sangat perfeksionis," ungkap Dafa sambil tertawa saat
menceritakan karakter teman-temannya.
Dafa juga menceritakan pengalaman mereka saat
berlatih secara mandiri tanpa didampingi pembina. Menurutnya, Arya biasanya
tampil ekspresif dan lepas saat latihan, tetapi cenderung lebih pendiam ketika
berada di kelas XII.6.
Selain Arya, karakter Nizar yang perfeksionis dan
Azel yang tenang turut mewarnai dinamika tim. Dafa sendiri memiliki
ketertarikan pada dunia sinematografi video dan penceritaan (storytelling).
Perbedaan karakter dan minat tersebut menjadi bagian dari proses mereka
membangun kekompakan sebagai sebuah tim.
Perjalanan menuju babak final juga diwarnai kendala
teknis. Salah satu masalah muncul saat tim SMA Negeri 1 Selong menjalani
pemeriksaan suara (check sound) sebelum tampil di hadapan dewan juri.
Gitar utama yang biasa digunakan untuk latihan
mengalami masalah pada bagian preamp. Akibatnya, suara gitar tidak keluar
secara maksimal melalui pengeras suara. Kondisi tersebut sempat membuat anggota
tim khawatir menjelang penampilan.
"Mungkin gitarnya mengalami tekanan waktu di
dalam bagasi pesawat saat penerbangan. Suaranya sempat tidak keluar maksimal
pas check sound, dan itu bikin kami lumayan panik di belakang panggung,"
kenang Dafa.
Kendala tersebut akhirnya dapat diatasi sebelum
penampilan dimulai. Tim kemudian melanjutkan persiapan dan tampil dalam babak
final sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Saat pengumuman hasil penilaian dewan juri, tim SMA
Negeri 1 Selong dinyatakan sebagai Pemenang Harapan II Festival Musikalisasi
Puisi Tingkat Nasional Tahun 2026. Hasil ini menjadi pencapaian yang patut
disyukuri setelah melalui proses latihan dan persiapan untuk mengikuti
kompetisi tersebut.
"Kata pertama yang terlintas tentu
Alhamdulillah. Kami sangat bersyukur karena semua perjuangan dari awal hingga
akhir sudah kami tampilkan secara maksimal di panggung megah nasional,"
ujar Dafa.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi
anggota Ekstrakurikuler Musik Andalan SMA Negeri 1 Selong (EMAS) untuk terus
mengembangkan kemampuan, berkarya, dan mengikuti berbagai kompetisi pada masa
mendatang.