TEATER JEJAK SABET VIDEO TRAILER TERBAIK PADA FESTIVAL TEATER MODERN PELAJAR XXV

SMA Negeri 1 SelongMataram --- Teater JEJAK SMA Negeri 1 Selong meraih Penghargaan Video Trailer Terbaik pada Festival Teater Modern Pelajar SMA/SMK/MA XXV se-NTB yang memperebutkan Piala Bergilir Gubernur NTB. Ajang tahunan bergengsi ini dilaksanakan pada 10–16 November 2025 di Gedung Tertutup Taman Budaya Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan mengusung tema “Panggung Realis” dan menghadirkan 30 kelompok teater dari berbagai sekolah di NTB.

 

Pada tahun ini, Teater JEJAK menampilkan lakon “LANGKE”, sebuah karya yang menyoroti pergulatan batin, tradisi, dan rasa kemanusiaan melalui cerita keluarga di sebuah kampung terpencil di tengah hutan. Cerita berpusat pada Mak (amaq) Nyekranep, lelaki tua mantan belian yang kerap dianggap gila karena kebiasaannya mengasah parang (bateq), berteriak-teriak, dan melakukan ritual yang dinilai aneh. Ia hidup bersama istrinya, Nak (inaq) Nyekranep, perempuan setia yang memahami alasan di balik perilaku suaminya. Turut tinggal bersama mereka adalah anaknya Nyekradi, menantunya Mertini yang sedang mengandung, serta cucunya Canep, seorang anak dengan keterbatasan fisik yang menjadi pusat perhatian dan kasih sayang keluarga.

 

Meski sering dianggap mengalami gangguan jiwa, Mak Nyekranep sejatinya sedang berjuang melawan trauma masa lalu yang terus menghantuinya. Bagi keluarganya, tindakan-tindakannya adalah bentuk perlindungan—sebuah cara mempertahankan kewarasan dan rasa tanggung jawab dalam menghadapi ketakutan yang tidak pernah benar-benar hilang. Unsur-unsur inilah yang menjadikan “LANGKE” kaya akan nilai emosional, budaya, dan psikologis.

 

Setelah pementasan semua peserta selesai, Teater JEJAK diumumkan sebagai penerima Penghargaan Video Trailer Terbaik, sebuah pengakuan atas kualitas visual dan konsep yang mereka usung dalam mempromosikan lakon “LANGKE”.

 

Video trailer “LANGKE” mendapat apresiasi karena berhasil menangkap atmosfer cerita secara padat namun mendalam. Pengambilan gambar yang fokus pada ekspresi Mak Nyekranep, detail ritual, serta suasana hutan yang sunyi membuat trailer tersebut mampu menyampaikan inti konflik dalam durasi singkat.

 

Para juri menilai bahwa trailer Teater JEJAK memiliki komposisi visual yang kuat, alur potongan gambar yang terarah, serta kemampuan membangun emosi bahkan tanpa dialog panjang. Cuplikan yang menonjolkan dinamika keluarga, kecemasan Mak Nyekranep, dan relasi antara karakter berhasil menjadi apresiasi tertinggi.

 

Pembina Teater JEJAK, Linda Sari Uspiani, S.Pd., menyampaikan rasa bangga atas kerja keras para anggotanya, baik di panggung maupun dalam proses produksi trailer. “Anak-anak sudah bekerja dengan luar biasa. Mereka berlatih, menata konsep, memperdalam karakter, dan menjaga kekompakan. Penghargaan Video Trailer Terbaik ini menjadi bukti bahwa mereka memahami ruh dari lakon ‘LANGKE’ dan memvisualkannya dengan apik. Saya sangat bangga dengan dedikasi dan semangat mereka.”

 

Ia menambahkan bahwa pembuatan trailer membutuhkan pemahaman mendalam tentang cerita dan suasana yang ingin disampaikan. “Ini bukan pekerjaan mudah. Mereka harus benar-benar mengerti inti lakon lalu menerjemahkannya ke dalam visual yang singkat. Hasilnya membuktikan bahwa kerja keras itu tidak sia-sia.”

 

Penghargaan ini kembali mempertegas bahwa Teater JEJAK sebagai salah satu kelompok teater pelajar yang konsisten menghadirkan karya berkualitas, baik di atas panggung maupun dalam materi pendukung seperti trailer.

 

Melalui semangat, ketekunan, dan kekuatan cerita “LANGKE”, Teater JEJAK SMAN 1 Selong berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi penonton sekaligus menunjukkan bahwa mereka layak menjadi salah satu peserta yang diperhitungkan pada festival tahun ini.

 

 (V3)