RUKIBRA KLASIX 2026: PASKIBRA SMA NEGERI 1 SELONG SABET GELAR JUARA UMUM TINGKAT PROVINSI NTB

SMA Negeri 1 SelongSelong --- Tim Pasukan Pengibar Bendera SMA Negeri 1 Selong resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Lomba Formasi Pengibaran Bendera tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat 2026 setelah mendominasi perolehan gelar juara dalam ajang RUKIBRA KLASIX 2026. Kompetisi baris-berbaris dan formasi tingkat SMA dan sederajat se-NTB yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 6 Mataram tersebut mencapai puncaknya pada 5 Juli 2026, dengan kontingen SMA Negeri 1 Selong keluar sebagai penguasa panggung utama usai memborong penghargaan di berbagai kategori.

 

Dalam ajang unjuk ketepatan, kedisiplinan, dan kekompakan tim tersebut, SMA Negeri 1 Selong sukses mengamankan posisi terhormat dengan meraih Juara Utama 2 Pengibaran, menyabet Juara 1 Formasi Pengibaran Terbaik, serta menguasai lini inti melalui raihan Juara 2 Tiga Inti Pengibar Terbaik. Tidak hanya unggul dari segi teknis baris-berbaris dan formasi, ketelitian visual tim ini juga diakui dewan juri dengan perolehan Juara 2 Make Up Terbaik, yang kemudian dilengkapkan dengan diraihnya penghargaan Juara Pelatih Terbaik atas dedikasi pembinaan yang solid di balik layar.

 

Perjalanan menuju panggung juara tingkat provinsi ini tentu melewati tahapan yang tidak singkat. Para siswa harus membagi waktu antara kewajiban belajar di kelas dan jadwal latihan fisik yang padat di lapangan sekolah. Setiap gerakan, mulai dari langkah tegap, perpindahan formasi, hingga ketepatan aba-aba, dilatih secara berulang-ulang demi meminimalisasi kesalahan sekecil apa pun saat tampil di hadapan dewan juri dan penonton.

 

Keberhasilan menyabet gelar juara umum tingkat provinsi ini tentu tidak diraih dengan instan, melainkan hasil dari proses yang panjang, latihan fisik yang disiplin, serta mental juang tinggi dari para siswa. Pembina Ekstrakurikuler Paskibra SMA Negeri 1 Selong, Abdul Kahhar, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan memberikan apresiasi atas pencapaian yang dipersembahkan oleh anak didik binaannya. Menurutnya, keberhasilan ini murni lahir dari ketekunan di lapangan serta solidnya kerja sama tim yang terbangun sejak awal latihan. Ia juga menambahkan bahwa dukungan penuh dari pihak sekolah serta orang tua siswa turut menjadi faktor penting yang memotivasi tim untuk tampil maksimal tanpa beban berlebih selama perlombaan berlangsung.

 

Ia juga berharap kesuksesan di RUKIBRA KLASIX 2026 ini tidak membuat tim cepat berpuas diri, melainkan menjadi pemicu semangat untuk terus konsisten berprestasi di masa mendatang. Pengalaman berharga yang didapat di Mataram ini diharapkan mampu menjadi bekal positif bagi para anggota Paskibra, baik dalam kegiatan ekstrakurikuler maupun dalam menempuh proses pendidikan sehari-hari di sekolah.

(V3)