PERINGATAN HUT KE-61 SMA NEGERI 1 SELONG: TRANSFORMASI KARAKTER SISWA MENUJU GENERASI BERAKHLAK MULIA

SMA Negeri 1 SelongSelong --- Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama SMA Negeri 1 Selong pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Keluarga besar sekolah berkumpul untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-61. Peringatan hari jadi kali ini dikemas secara khusus melalui kegiatan istighosah dan doa bersama sebagai langkah awal untuk menguatkan pembinaan moral serta akhlak peserta didik.

 

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 1 Selong, Bapak Muhammad Taufik, S.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, dan para peserta didik atas pencapaian dan dukungan yang terus diberikan kepada sekolah.

 

Bapak Muhammad Taufik, S.Si., mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang kian meningkat terhadap SMA Negeri 1 Selong. Pada tahun ajaran ini, jumlah siswa sebanyak 1.370 orang. Peningkatan jumlah peserta didik ini juga berimplikasi pada kapasitas rombongan belajar (rombel) di kelas XI dan XII yang kini mencapai 40 siswa per kelas. Di balik capaian kuantitas tersebut, Plt. Kepala Sekolah menegaskan bahwa pihak sekolah bersama para orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa kuantitas yang besar ini harus berbanding lurus dengan kualitas kepribadian para siswa.

 

Kegiatan diisi dengan tausiah keagamaan oleh Tuan Guru H. Muhammad Qusyairi, M.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh yang hadir untuk melakukan refleksi mendalam mengenai esensi ilmu pengetahuan di hadapan Allah SWT.

 

Merujuk pada Al-Qur'an, kedudukan orang beriman dan berilmu ditegaskan dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11, di mana Allah SWT berfirman bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat. Tuan Guru menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh sekadar menjadi sarana mengejar kecerdasan intelektual semata, melainkan harus menjadi landasan dalam membentuk ketundukan diri kepada Sang Pencipta.

 

Lebih lanjut, beliau mengingatkan agar para siswa meneladani karakter orang beriman yang sebenarnya, sebagaimana diisyaratkan dalam Surah Al-Anfal ayat 2–4. Ciri utama dari keimanan yang kokoh adalah hati yang senantiasa bergetar ketika nama Allah disebut, ketundukan saat mendengarkan ayat-ayat-Nya, serta konsistensi dalam mendirikan salat dan bertawakal. Poin ini menjadi pengingat penting bagi kita, bahwa fondasi spiritual adalah benteng utama dalam menghadapi dinamika kehidupan modern.

 

Dalam sesi berikutnya, tausiah mengupas tuntas keutamaan istigfar sebagai solusi atas berbagai problematika kehidupan, baik dalam lingkup akademik, keluarga, maupun sosial.

 

Pada firman Allah SWT dalam Surah Nuh ayat 10–12, dijelaskan bahwa memperbanyak pertaubatan dan memohon ampunan kepada Allah merupakan kunci pembuka pintu keberkahan. Melalui pemaparan tersebut, para siswa diajak untuk memahami bahwa setiap kesulitan dalam memahami pelajaran, dinamika pergaulan remaja, maupun permasalahan sehari-hari dapat didekati dengan memperbaiki hubungan kepada Allah SWT melalui istigfar yang istikamah.

 

Pesan ini disampaikan secara khusus untuk menggugah kesadaran batin para siswa agar senantiasa rendah hati, menyadari kesalahan, dan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai panduan utama dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

 

Pada bagian akhir rangkaian acara, pihak sekolah menyampaikan evaluasi terbuka yang ditujukan baik kepada para siswa maupun guru dan tenaga kependidikan. Secara objektif, prestasi akademik dan kompetensi lulusan SMA Negeri 1 Selong sudah berada di posisi yang sangat baik, dan tidak diragukan lagi di tingkat regional. Sekolah secara konsisten melahirkan siswa-siswa yang unggul secara intelektual dan kompetitif.

 

Kendati demikian, tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana mengimbangi prestasi akademik tersebut dengan penguatan karakter (character building) yang selaras dengan tuntunan akhlak mulia Rasulullah SAW. Plt. Kepala Sekolah, Bapak Muhammad Taufik, S.Si., bersama jajaran dewan guru menegaskan bahwa sekolah tidak hanya ingin mencetak generasi yang cerdas secara kognitif, tetapi juga anak-anak yang memiliki integritas moral, sopan santun, kejujuran, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

 

Melalui kegiatan istighosah ini, pihak sekolah dan para guru berharap dapat menggugah hati nurani setiap siswa SMA Negeri 1 Selong. Diharapkan para siswa termotivasi untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat), menghormati orang tua dan guru, serta kelak menyelesaikan pendidikan di sekolah ini dalam keadaan mulia, membawa ilmu yang bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa.

 

Sebagai penutup dari rangkaian perayaan milad yang ke-61 ini, panitia sekolah telah menjadwalkan acara puncak yang akan diselenggarakan pada tanggal 8 Agustus 2026 mendatang.

(V3)