LOKAPARMA 2026: HEGEMONI PMR SMA NEGERI 1 SELONG DI PANGGUNG KEMANUSIAAN NTB
SMA Negeri 1 Selong – Selong --- Semangat kemanusiaan terpancar di Lapangan
Umum Kecamatan Montong Gading sepanjang 27 Juni hingga 1 Juli 2026. Dalam Lomba
Ketangkasan Palang Merah Remaja (LOKAPARMA) Tahun 2026 tingkat Wira dan Madya
se-Nusa Tenggara Barat (NTB), kontingen Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 1
Selong berhasil mencatatkan prestasi dengan menyabet predikat Juara Umum.
Keberhasilan ini menunjukkan bagaimana dedikasi, kedisiplinan, dan soliditas anggota PMR SMA Negeri 1 Selong yang
mampu bersaing di kancah provinsi di bawah tema besar "Kolaborasi untuk
Kemanusiaan".
Di balik
kesuksesan besar ini, terdapat peran pembina PMR SMA Negeri 1 Selong, Bapak Muhammad Sajidin, S.Pd.,
yang senantiasa hadir mendampingi para siswa sejak awal persiapan hingga
berakhirnya perlombaan. Kehadiran beliau menjadi suntikan semangat bagi anggota
kontingen saat menghadapi berbagai tantangan selama kompetisi berlangsung
Dominasi
PMR SMA Negeri 1 Selong tampak melalui raihan medali di berbagai kategori
perlombaan yang sangat kompetitif. Pada mata lomba Perawatan Keluarga, Ira
Raodatul Hasanah dan Yofa Alyzatussyifa sukses meraih Juara 1,
sebuah capaian yang diikuti oleh kesuksesan L. M. Samir Abdurrasyid dan Tristan
Zaki Aaldizaen yang juga menyabet Juara 1 pada kategori Kreasi Anorganik
Tepat Guna. Tidak hanya itu, penampilan memukau Yasmine Azzahraa
dalam kategori Redcross Talent juga membuahkan Juara 1 untuk sekolah.
Selain raihan tersebut, kontingen SMA Negeri 1 Selong juga menunjukkan
kualitasnya dengan meraih Juara 2 pada mata lomba Dapur Umum Lapangan
melalui Khumaelina Arofah dan Auliya Hafidzaturrohmah, Juara 2 Jurnalis
Remaja oleh Ahmad Dani dan Tristan Zaki Aldizaen, serta Juara
2 dalam kategori Youth Colaboration. Penampilan tersebut dilengkapi
dengan perolehan Juara 3 pada mata lomba Rangking 1 yang diraih oleh Jihadul
Akbar, serta Juara 3 pada kategori Remaja Tangguh oleh Ahmad Dani
dan Dzulian Wahyudi. Konsistensi perolehan gelar di hampir seluruh lini
perlombaan inilah yang akhirnya mengukuhkan posisi SMA Negeri 1 Selong sebagai
Juara Umum.
Kepala SMA Negeri 1 Selong menyambut positif
keberhasilan ini. Beliau menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada
seluruh anggota tim dan pembina yang telah berupaya maksimal. Menurut beliau,
prestasi ini adalah hasil dari kerja keras dan kedisiplinan siswa dalam
berlatih. Beliau berharap pencapaian ini dapat memotivasi siswa untuk terus
mengembangkan potensi diri serta tetap rendah hati dalam mengamalkan
nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Perhelatan
LOKAPARMA ke-15 tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang untuk saling adu keterampilan saja, melainkan juga menjadi wadah pemersatu relawan muda di NTB. Rangkaian
acara yang dimulai secara resmi pada Minggu, 28 Juni 2026, diawali dengan
kemeriahan jalan sehat yang diikuti oleh sekitar 1.500 peserta. Suasana terasa
semakin akrab dan humanis karena para pimpinan ikut berjalan kaki langsung
membaur di tengah rute bersama seluruh peserta. Di antara tokoh yang hadir
tampak Ketua PMI Kabupaten Lombok Timur, Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, M.M.,
Wakil Ketua PMI Lombok Timur, H. Abdul Hafiz, S.Sos., Plt. Ketua PMI Provinsi
NTB, Ns. H. Lalu R. Doddy Setiawan, SH. MH., serta Camat Montong Gading, Arpin,
S.IP. MM., beserta jajaran pengurus lainnya.
LOKAPARMA
2026 yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit Hamzanwadi Pancor bekerja sama
dengan PMI Unit Kecamatan Montong Gading ini memiliki urgensi strategis sebagai
sarana evaluasi materi kepalangmerahan bagi seluruh anggota PMR Wira dan Madya
se-NTB. Lebih jauh, ajang ini berfungsi sebagai media silaturahmi yang kokoh
antar-anggota PMR serta para relawan dari berbagai penjuru NTB. Keberhasilan
PMR SMA Negeri 1 Selong dalam mempertahankan supremasinya di ajang ini
diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus
mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial
dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berakhirnya kompetisi ini, SMA Negeri 1
Selong sekali lagi membuktikan bahwa generasi mudanya tidak hanya cerdas dalam
berpikir, tetapi juga cekatan dalam bertindak untuk kemanusiaan.
(V3)